Wednesday, March 19, 2008

REALISASI PADANG BAY CITY

Rencana pembangunan tiga mega proyek Padang Bay City, Pengembangan Pelabuhan Telukbayur dan pembangunan terowongan Pegambiran-Bungus Telukkabung senilai 700 juta euro atau Rp9,1 triliun nampaknya bakal terealisasi. Hal ini ditunjukkan akan dilangsungkannya...

...penandatanganan sebuah kontrak kerjasama antara pihak investor PT Offshore Crew Services dengan Pemko Padang, 30 April mendatang, di Kota Padang. ”Sekitar 30 April mendatang, kami bersama rombongan delegasi Belanda dan Jerman datang ke Kota Padang dengan agenda penandatanganan kontrak kerjasama tiga mega proyek tersebut. Investasi ini berlangsung selama 40 tahun ke depan,” kata Presiden Direktur PT OCS Jakarta Eddie Pieters, kepada wartawan, di Balaikota Padang, kemarin. Hadir Wali Kota Padang Fauzi Bahar, Sekko Padang Firdaus K, kepala dinas, bagian dan badan di lingkungan Pemko Padang. Eddie didampingi Konsultan PT OCS Teten Gernama menuturkan usai penandatanganan kontrak kerjasama ini, pihaknya akan langsung melakukan studi kelayakan (feasiblities study) selama tiga hingga empat bulan dengan menelan biaya 700 ribu euro.

Keseluruhan biaya studi tersebut ditanggung oleh pihak investor. “Dengan studi ini, kita akan mengetahui apakah investasi ini bisa kembali selama 40 tahun,” ungkapnya. Pembangunan tiga mega proyek ini, sebut Eddie, akan dilaksanakan selama tiga atau empat tahun di luar studi kelayakan. Dengan sistem investasi Build, Operate, Transfer (BOT) selama 40 tahun. Pengerjaan mega proyek ini, pihaknya akan menggunakan tenaga kerja asal Kota Padang. Untuk tenaga teknis, para pekerja bagian ini akan dilatih di Jerman dan waktunya disesuaikan dengan kebutuhan, maksimal tiga bulan.

“Pemakaian tenaga kerja asal Kota Padang ini untuk pertama kali dilaksanakan. Jika tiga mega proyek ini berhasil dilaksanakan di Kota Padang maka tenaga kerja asal kota ini yang dipakai selama pengerjaan proyek direkomendasikan untuk pengerjaan proyek lainnya baik dalam maupun luar negeri,” tutur Eddie. Eddie menyebutkan PT OCS tidak hanya akan melakukan investasi tiga proyek seperti yang disebut-sebut sejak lama, tetapi mereka juga akan membangun pabrik tiang listrik untuk diekspor, pembangunan resort, dan pabrik pembuatan anti kebakaran untuk diekspor. PBC itu dibangun pada areal dengan luas 33 Ha. Rencana pembangunannya meliputi tiga tahap. Pembangunan itu dikonsep dengan fasilitas berupa apartemen, multi purpose hall, kawasan wisata budaya, kawasan wisata marina, dan penunjang lainnya. Untuk bangunan sendiri, direncanakan akan dibangun hingga 15 tingkat dengan konsep pembangunan tanpa gempa.

Kemudian, areal pengembangan lokasi dibagi atas empat bagian. Bagian pertama dengan luas 13 ha diperuntukan untuk areal perdagangan, bagian kedua seluas 9 ha untuk areal hunian seperti hotel, apartemen, bagian ketiga seluas 11 ha sebagai areal serba guna dan budaya dan bagian keempat pembangunan vila dan objek wisata di Gunung Padang. Wali Kota Padang Fauzi Bahar menuturkan dengan adanya penandatanganan naskah kontrak kerjasama, maka dengan sendirinya pembangunan tiga mega proyek ini sudah diambang mata. “Karena itu, kami berharap masyarakat Kota Padang dan juga Sumbar memberikan doa restu menyangkut rencana mega proyek yang akan kami hadirkan tersebut,” harapnya.

No comments: